Followers
Showing posts with label noncommunicabledisease. Show all posts
Showing posts with label noncommunicabledisease. Show all posts
Saturday, 10 January 2015
ALERT!!! Colon Cancer on rise
"The overall age-adjusted CRC incidence rate decreased by 0.92% (95% CI, −1.14 to −0.70) between 1975 and 2010. There has been a steady decline in the incidence of CRC in patients age 50 years or older, but the opposite trend has been observed for young adults. For patients 20 to 34 years, the incidence rates of localized, regional, and distant colon and rectal cancers have increased. An increasing incidence rate was also observed for patients with rectal cancer aged 35 to 49 years. Based on current trends, in 2030, the incidence rates for colon and rectal cancers will increase by 90.0% and 124.2%, respectively, for patients 20 to 34 years and by 27.7% and 46.0%, respectively, for patients 35 to 49 years."
Above is the result of a study which shows a concerning figure. It tells us that more and more of young people are getting colon carcinoma.
Sunday, 14 September 2014
Breast Cancer: how to recognize.
Cancer is increasing in incidence and today, it would seem that each of us knows at least a friend or a family member that has been affected by cancer. Based on the latest Health Facts 2013 released by Ministry of Health (MoH) Malaysia, cancer is one of the top ten causes of hospitalisation and one of the top five causes of death in both MoH and private hospitals. . The salient truth is that cancer has overtaken hearth disease as the number one killer this year (2014).
Chart below generated from the National Cancer Registry (NCR) report in 2007 shows the top five leading cancers among the general population in Malaysia were breast (18.1%), head and neck* (13.2%), colorectal (12.3%), trachea, bronchus and lung (10.2%) as well as cervix (4.6%).
Although the USA death toll from cancer has declined for 2 decades, cancer deaths continue to rise globally according to the annual cancer statistics report from the American Cancer Society – largely due to effective treatment and with an increasing population ceasing smoking in stark contrast to the rest of the world.
In Malaysia, the incidence of cancer increased from 32,000 new cases in 2008 to about 37,000 in 2012. Mortality due to cancer stood at 20,100 deaths in 2008 and has increased to 21,700 deaths in 2012, according to the International Agency for Research on Cancer (IARC) Globocan of the World Health Organisation (WHO). More than 50% of Malaysian Malay men smoke, more than 30% Malaysians are obese, yet we still do not take screening and prevention seriously.
This video can show you how to recognize breast cancer.
Here are some facts about breast cancer. (US data)
- About 1 in 8 U.S. women (just over 12%) will develop invasive breast cancer over the course of her lifetime.
- In 2013, an estimated 232,340 new cases of invasive breast cancer were expected to be diagnosed in women in the U.S., along with 64,640 new cases of non-invasive (in situ) breast cancer.
- About 2,240 new cases of invasive breast cancer were expected to be diagnosed in men in 2013. A man’s lifetime risk of breast cancer is about 1 in 1,000.
- Breast cancer incidence rates in the U.S. began decreasing in the year 2000, after increasing for the previous two decades. They dropped by 7% from 2002 to 2003 alone. One theory is that this decrease was partially due to the reduced use of hormone replacement therapy (HRT) by women after the results of a large study called the Women’s Health Initiative were published in 2002. These results suggested a connection between HRT and increased breast cancer risk.
- About 39,620 women in the U.S. were expected to die in 2013 from breast cancer, though death rates have been decreasing since 1989 — with larger decreases in women under 50. These decreases are thought to be the result of treatment advances, earlier detection through screening, and increased awareness.
- For women in the U.S., breast cancer death rates are higher than those for any other cancer, besides lung cancer.
- Besides skin cancer, breast cancer is the most commonly diagnosed cancer among American women. Just under 30% of cancers in women are breast cancers.
- White women are slightly more likely to develop breast cancer than African-American women. However, in women under 45, breast cancer is more common in African-American women than white women. Overall, African-American women are more likely to die of breast cancer. Asian, Hispanic, and Native-American women have a lower risk of developing and dying from breast cancer.
- In 2013, there were more than 2.8 million women with a history of breast cancer in the U.S. This includes women currently being treated and women who have finished treatment.
- A woman’s risk of breast cancer approximately doubles if she has a first-degree relative (mother, sister, daughter) who has been diagnosed with breast cancer. About 15% of women who get breast cancer have a family member diagnosed with it.
- About 5-10% of breast cancers can be linked to gene mutations (abnormal changes) inherited from one’s mother or father. Mutations of the BRCA1 and BRCA2 genes are the most common. Women with a BRCA1 mutation have a 55-65% risk of developing breast cancer before age 70, and often at a younger age that it typically develops. For women with a BRCA2 mutation, this risk is 45%. An increased ovarian cancer risk is also associated with these genetic mutations. In men, BRCA2 mutations are associated with a lifetime breast cancer risk of about 6%; BRCA1 mutations are a less frequent cause of breast cancer in men.
- About 85% of breast cancers occur in women who have no family history of breast cancer. These occur due to genetic mutations that happen as a result of the aging process and life in general, rather than inherited mutations.
- The most significant risk factors for breast cancer are gender (being a woman) and age (growing older).
acknowledgements: CARIF,US breast cancer statistic
Wednesday, 28 May 2014
skizofrenia
penghidap skizofrenia seringkali menyatakan mereka nampak, rasa atau mendengar sesuatu. namun ianya hanya mainan fikiran semata-mata. Ini terbukti pabila orang lain tidak dapat melihat atau mendengarnya.
Mungkin sukar untuk dibezakan dengan gangguan makhluk2 halus kan. ya, memang sukar. namun penyakit ini boleh dikenal pasti dengan beberapa simptom dan pattern yg berkenaan.
Secara ringkas pengidap akan mengalami 'positive symptoms' ataupun 'negative symptoms' pada masa2 tertentu. positif termasuklah; halusinasi, delusi. manakala negatif antaranya; mula mengasingkan diri, tidak berminat lagi dengan hobi, mimik muka yg terhad.
Gejala positif adalah simptom yang individu normal tidak mengalami tetapi hadir pada penghidap skizofrenia. Biasanya simptom ini dianggap sebagai manifestasi psikosis. Positive symptoms umumnya mempunyai respon yang baik kepada ubat.
Gejala negatif adalah suatu defisit tindak balas emosi atau proses pemikiran lain, dan ini kurang memberi respons kepada ubat. Gejala negatif menyumbang kepada rendahnya kualiti hidup, keupayaan berfungsi, dan beban kepada orang lain berbanding dengan manifestasi gejala yang positif. Orang dengan gejala negatif yang sangat teruk sering mempunyai sejarah poor adjustment sebelum bermulanya penyakit. Tindak balas kepada ubat sering terhad
Di sini adalah maksud istilah2 yg berkaitan;
halusinasi: persepsi deria yg wujud tanpa kehadiran stimulus/objek sebenar. boleh hadir dalam bentuk deria lihat, dengar dan rasa.
delusi: kepercayaan pemikiran yg sangat kuat berkenaan sesuatu yakni jauh dari amalan agama atau adat seseorang. boleh hadir dalam pelbagai bentuk, contoh yg sering berlaku ialah delusi jenis 'persecutary': seseorang yg percaya bahawa ada orang/sesuatu ingin mencederakan atau berbuat kejahatan terhadapnya dimana jika ditanya kn mengapa, alasan nya tidak logik dan tidak kena mengena langsung dengan agama dan adat individu tersebut.
psikosis: ialah simptom yg bermaksud seseorang itu tidak dapat membezakan mana yg reality dan mana yg tidak. ini termasklah kedua2 halusinasi dan delusi. psikosis adalah manifestasi simptom, dan ia bukan lah suatu tarif diagnosis (penyakit) .
Disini ada satu petikan dari pengidap skizofrenia yg telah pulih..
""Saya dibesarkan di sebuah keluarga yang normal, dan saya adalah seorang anak cerdas dengan IQ- 140, seorang mahasiswa yang selalu dapat nilai A. Tapi ketika masih kuliah, konsentrasi saya mulai menghilang.Saya mulai mendengar suara-suara yang mengatakan bahwa saya bukan siapa-siapa, bahwa saya tidak akan pernah berhasil dalam hidup. Nilai saya turun dari A ke C.
Pada tahun 1977, saya dirawat di rumah sakit karena skizofrenia. Saya diberi terapi electroconvulsive (ECT), sejumlah besar obat. Suara-suara itu berhenti sementara, tetapi mereka tidak pergi untuk selamanya. Setelah dirawat di rumah sakit, saya mencoba untuk mencari pekerjaan dan bekerja mandiri. Tapi saya tidak bisa melakukannya. Suara-suara tersebut menakutkan dan sangat mengganggu. Akhirnya saya pindah dan hidup dengan ibu saya, dan segera setelah itu, dikirim ke rumah sakit lain di Jacksonville, Florida, Amerika Serikat.
Saya keluar masuk rumah sakit dan mendapat pengobatan rawat jalan untuk sementara waktu, karena suara-suara tersebut datang dan pergi. Kadang-kadang saya merasa kondisi begitu baik sehingga saya menyangkal kalau saya punya penyakit sampai gejala tersebut kembali kambuh. Saya merasa sangat lelah dan bosan dengan pengobatan pada saat itu, saya merasa ada stigma terhadap saya dari ibu saya sendiri dan bahkan psikiater saya. Ibu saya bilang kalau saya akan disingkirkan atau dibuang selama sisa hidup saya, dan dia percaya bahwa tidak seorangpun dengan penyakit mental seperti skizofrenia bisa sembuh.
Saya tidak tahan dengan cap (stigma) seperti itu , jadi aku pindah. Rencana saya adalah untuk mencari pekerjaan, tapi akhirnya saya jadi tunawisma di jalanan di Florida. Saya tidak punya makanan, obat-obatan, dan pekerjaan yang bisa membuat saya hidup mandiri. Untuk sementara, saya tinggal di garasi seseorang, dan sebagai imbalannya , saya harus melakukan segala macam pekerjaan. Ketika gejala penyakit saya menjadi lebih parah, saya dibawa ke unit gawat darurat.
Di sinilah cerita saya mulai berbalik. Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya terhubung dengan seorang pekerja sosial yang membantu saya mendapatkan perawatan, Jaminan Sosial, pakaian, makanan, dan tempat tinggal. Ketidak pastian dan kekhawatiran saya tentang hidup sendiri mulai pergi, dan saya merasa termotivasi. Ini adalah awal dari pemulihan saya.
Saya mendapat obat-obatan yang lebih baru dan lebih efektif, dan obat yang disebut Respidol akhirnya membuat suara-suara menghilang untuk selamanya. Saya bisa hidup sendiri di sebuah apartemen biasa untuk pertama kalinya. Saya belajar keterampilan dasar mengatasi masalah (halusinasi, dll) dari petugas kesehatan (manajer kasus) dan teman-teman serta dari kelompok pendukung yang memiliki pengalaman dalam sistem kesehatan mental. Mereka mengajari saya bagaimana untuk melakukan advokasi untuk diri saya sendiri. Bantuan mereka sangat penting dalam proses pemulihan saya, itu membuat saya ingin memberi sesuatu kepada orang lain yang membutuhkan. Saya mulai menceritakan kisah saya sendiri kepada konsumen (penderita gangguan jiwa lain). Hebatnya, saya menemukan bahwa melakukan hal ini tidak hanya membuat orang lain terinspirasi tetapi membantu pemulihan saya sendiri. Perlahan lahan saya semakin kuat dan pulih kembali.
Setelah 20 tahun, akhirnya saya kembali ke perguruan tinggi. Ada petugas kesehatan (manajer kasus) yang meragukan saya, yang mengatakan saya tidak boleh mengajukan pinjaman (hutang) untuk mahasiswa karena saya tidak mungkin bisa mendapatkan nilai yang diperlukan. Tapi di tahun 1990-an, saya mendapat gelar sarjana saya dan selanjutnya master dalam pekerjaan sosial dan konsisten mendapat nilai A. Pada titik ini saya benar-benar independen. Saya melepaskan Jaminan Sosial, Medicare dan Medicaid , serta melepaskan perumahan bersubsidi. Saya sekarang memiliki sebuah kondominium melalui program sewa-untuk-saya sendiri, dan di sanalah saya tinggal-dengan istri saya. Saya lupa menyebutkan saya menikah?
Sekarang, saya koordinator Kantor Urusan Konsumen di Florida, kantor didanai oleh Departemen Anak dan Keluarga. Menurut saya hal yang paling penting untuk pemulihan adalah adanya harapan, kekuatan dan kemampuan dari diri saya sendiri yang bisa membuat pemulihan menjadi suatu kenyataan. Bukan hanya obat-obatan, tidak hanya terapi, bukan hanya stabilitas keuangan, dll . Semua hal tersebut penting dalam proses pemulihan. Namun pemulihan itu hal yang pribadi sifatnya, berbeda antara satu dengan lainnya. Tidak ada yang dapat memberitahu Anda bagaimana untuk melakukan pemulihan tersebut. Hal yang penting untuk diketahui adalah bahwa Anda bisa pulih. Anda memiliki kekuatan dan kemampuan untuk membuat pemulihan menjadi suatu kenyataan. ""
Thursday, 8 May 2014
CHD coronary heart disease... Pembunuhan yg dirancang...
CHD umumnya memberi kesan kepada lebih ramai lelaki daripada wanita, tetapi dari umur 50 peluang membangunkan CHD adalah sama bagi lelaki dan wanita.
Serta angina (sakit dada), gejala utama CHD adalah serangan jantung dan kegagalan jantung. Walau bagaimanapun, tidak semua orang mempunyai simptom yang sama dan sesetengah orang mungkin tidak mempunyai apa-apa sebelum CHD didiagnosis. CHD kadang-kadang dipanggil penyakit jantung iskemia.
Jantung
Jantung adalah otot sebesar penumbuk anda. Ia mengepam darah ke seluruh tubuh anda dan berdegup kira-kira 70 kali seminit. Selepas darah meninggalkan sebelah kanan jantung, ia pergi ke paru-paru anda, di mana ia menyerap oksigen.
Darah yang kaya dengan oksigen kembali ke jantung anda dan kemudiannya dipam ke organ-organ badan anda melalui rangkaian arteri. Darah kembali ke jantung melalui urat anda sebelum dipam semula ke paru-paru anda lagi. Proses ini dipanggil edaran.
Jantung mendapat bekalan sendiri darah dari rangkaian saluran darah di permukaan jantung anda, yang dipanggil arteri koronari.
Mengapa penyakit jantung koronari berlaku?
Penyakit jantung koronari adalah istilah yang menerangkan apa yang berlaku apabila bekalan darah jantung anda tersumbat atau diganggu oleh pengumpulan bahan-bahan lemak dalam arteri koronari. Arteri koronari membekalkan darah ke otot jantung dan tiada bekalan darah alternatif wujud, jadi tersumbatnya bahagian dalam arteri koronari akan mengurangkan bekalan darah ke otot jantung.
Lama kelamaan, dinding arteri anda boleh menjadi tebal dengan lemak. Proses ini dikenali sebagai aterosklerosis dan lemak dipanggil ateroma.
Aterosklerosis boleh disebabkan oleh gaya hidup dan keadaan lain, seperti:
- Merokok
- Kolesterol tinggi
- Tekanan darah tinggi (hipertensi)
- Diabetes
Penyakit jantung iskemia (ischemic heart disease) yang disebabkan oleh aterosklerosis, biasanya hadir walaupun apabila lumen arteri kelihatan normal oleh angiografi.
Pada mulanya terdapat penyempitan teruk tiba-tiba atau penutupan sama ada arteri koronari yang besar dan / atau cawangan akhir arteri koronari. Ia biasanya merasakan angina, terutamanya jika kawasan besar terjejas.Serangan jantung menyebabkan kerosakan kepada otot jantung.
| Kawasan putih di tengah2 dinding jantung menunjukkan tanda tisu rosak. |
Tuesday, 29 April 2014
Diabetes type 2
Risk factors of Type 2 Diabetes mellitus.
Insulin actions
Penjagaan kaki...
Ciri ciri kasut yg optimum..
Komplikasi Diabetes Mellitus
Thursday, 24 April 2014
Non Communicable Diseases (NCD)
Ncd secara ringkasnya ialah pnyakit yang tidak berjangkit. Ia juga boleh diklasifikasi kn sebagai penyakit kronik. contohnya seperti penyakit jantung, kencing manis (diabetes), obesiti, tekanan darah tinggi, penyakit pernafasan (chronic obstructive pulmonary disease & asthma) dan sebagainya.
berbeza dgn Communicable disease yg bermaksud penyakit berjangkit, sebagai contoh batuk kering ( Pulmonary Tuberculosis) , HIV, influenza dan byk lagi. penyakit berjangkit akn merebak kepada sesiapa shaja yg ada disekitar pesakit dan ada contact terhadap pesakit, namun faktor jangkitan ini sgt bergantung kepada spesikasi cara penyakit itu merebak, contohnya melalui uadara( airborne), cecair pernafasan (air droplet), atau pun sentuhan (direct contact).
Namun NCD tetap mempunya cara rebakan secara tidak langsung, iaitu melalui keturunan. namun ini hanyalah faktor penyumbang yang tidak besar kerana ianya masih boleh dikawal. bagaimana? caranya dengan mengelakkan dari faktor2 luaran yang akan menyumbang secara langsung. antara faktor luaran termasuklah, diet tidak sihat, kurang aktiviti fizikal, merokok, alkohol berlebihan, emosi yg tidak stabil, stress berlebihan dan sebagainya.
Dibawah merupakan fakta2 penting NCD:
Dibawah merupakan fakta2 penting NCD:
- Ncd menyumbang 36 juta kematian setiap tahun
- hampir 80% kematian tersebut (29juta)- berlaku di negara berpendapatan rendah dan sederhana.
- hampir 9juta kematian adalah dibawah umur 60 tahun dan juga majoriti nya di negara berpendapatan rendah dan sederhana.
- penyakit jantung (17.3juta kes) adalah yg tertinggi bagi kematian yg disebabkan NCD, diikuti oleh Cancer, penyakit pernafasan (4.2 juta), dan DIABETES (1.3 juta).
- 4 kelas penyakit di atas adalah penyumbang 80% bagi kematian menyebabkan NCD.
- 4 faktor risiko yg sama melibatkan: merokok, kurang aktiviti fizikal, penyalahgunaan alkohol, diet tidak sihat.
Labels:
diabetes,
framemegood,
NCD,
NCDs,
noncommunicabledisease
Location:
Malaysia
Subscribe to:
Posts (Atom)







